Monday, 30 October 2017

maaf.

Maaf bila sehabis baik aku tetap saja bukan yang terbaik.

ha ha

Nak puaskan hati orang, ha ha
Puaskan hati sendiri pun belum tentu

phobia

she feels scared to feel as happy as this
to experience those feelings

those butterflies in her stomach
lovely and sweet messages
staring at the pictures
play the voice notes for the hundred times
read all the conversations over and over again
smiling for no reason
and the list go on

she just afraid to feel it again

cause she never want "The End"

all she asks for, for the hero of her poems to stay

"Happily ever after"

Pendosa terus-menerus

Kau layak mengeji--kerna kau terlalu suci.

Sebab hanya kau yang sempurna
Tanpa cacat cela
Tanpa satu pun salah
Tiada pernah silap mana-mana
Cuma kau yang bagus
Aku tahu itu.

Dan aku?
Cuma pendosa terus-menerus di mata semua.

Terima kasih ingatkan aku itu.
Takkan aku lupa hakikat perit ini.

sederhana

Kita bahagia dengan cara yang paling sederhana <3

gadis beruntung

aku gadis beruntung

yang terlalu mewah dengan kasih sayang
yang begitu kaya dengan rasa cinta daripada mereka
yang aku minta apa saja akan mereka usahakan sama-sama
yang tak pernah dibiar sendiri untuk merasa sepi
yang sentiasa punya mereka di sisi

aku tak perlu jadi seindah bidadari untuk rasa disayangi
apa saja lagi yang aku mahu?

aku kira--
aku sudah terlalu cukup
dengan apa yang aku ada.

Sungguh, Tuhan Maha Pengasih.

waktu

hargai setiap waktu
kerna mustahil ia balik lagi seperti yang kau mahu

selalu

selalu
tanpa kita sedar
banyak hati yang terluka
kerana perbuatan kita

dan selalu
mereka diamkan dan hadamkan
demi menjaga hati kita

dan untuk selalu itu
kita selalu merasakan cuma
kita yang sedaya menjaga
walhal keliling kita pun sama

pesan aku
jaga hati sendiri
tapi tengok-tengok hati dia