Wednesday, 9 December 2015

buntu

Tuhan,
temukan aku dengan jalan kebahagiaan dan ketenangan.

sepertinya aku selalu bergelak tawa,
tapi aku sepi.
sepertinya aku sering sekali bergurau dan bercanda,
hakikatnya aku makan hati.
sepertinya aku ini dikelilingi ramai,
tapi jujur aku sunyi.

Tuhan, aku ini jarang sekali bersyukur.
Aku serba punya segala, tapi rasa tiada.

aku punya suara untuk berkata,
tapi aku pilih untuk terus diam dan bisu.
aku punya mata untuk menyaksi,
tapi aku lantas memilih untuk buta, pejam lalu ketiduran.
aku punya telinga untuk mendengar,
tapi aku pilih untuk terus pekak dan tak acuh.

ya Tuhan, betapa aku ini hilang dalam mencari arah.

aku sesat dalam pikiran sendiri.
aku makin pudar dalam jiwa aku yang entah ke mana.
aku makin jauh dari diri aku yang sebenar.
aku cuma buntu dalam menjadi aku.

No comments :

Post a Comment